Breaking News

PKB Sebut Program Listrik 35.000 MW Jokowi Terlalu Ambisius

PLN (Sumber foto : Istimewa)

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKB Abdul Wahid kritik program listrik 35.000 megawatt (MW) yang digagas Jokowi beberapa waktu lalu.

Politisi PKB ini menyebutkan program tersebut terlalu ambisius akan tetapi faktanya sangat minim pertumbuhan pelanggan listrik yang signifikan.
Hal itu ia sampaikan saat Komisi VII DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana di Gedung DPR RI Senayan Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2020).

"Saya sebenarnya melihat program ini (35.000 MW) terlalu ambisius. Saya tidak melihat pertumbuhan pelanggan listrik yang sangat signifikan," sebutnya.

Abdul juga memberikan masukan selain digunakan untuk keperluan rumah tangga, penggunaan listrik juga perlu didorong untuk keperluan industri karena penyerapan konsumsi dari Rumah tangga saja tidak besar.

"Bisa dibayangkan berapakah pertumbuhan tenaga listrik konsumsi kita terhadap program ini? kalau hanya pelanggan rumah tangga seperti yang bapak targetkan ini pasti tidak akan bisa. Menurut saya harus industri yang lebih besar," ujar Abdul.

Abdul menyoroti, ketika program ini telah selesai jangan sampai merugikan PT PLN dan tentu diperlukan pemetannya seperti apa.

"Jangan nanti begitu selesai 35.000 MW ini PLN mengalami kerugian karena tidak ada pemakainya, karena ini harus dibiayai semua. Menurut saya perlu ada semacam pemetaan yang lebih jelas untuk program ini," paparnya. [ts]

PKB Sebut Program Listrik 35.000 MW Jokowi Terlalu Ambisius PKB Sebut Program Listrik 35.000 MW Jokowi Terlalu Ambisius Reviewed by Admin on Rating: 5

Tidak ada komentar